Hadapi Musim Kemarau Koramil 15 Rakit dan Poktan Ngudi Mulyo Perbaiki Irigasi Sawah

Hadapi Musim Kemarau Koramil 15 Rakit dan Poktan Ngudi Mulyo Perbaiki Irigasi Sawah

Aug 27, 2026 - 10:03
 0  1
Hadapi Musim Kemarau Koramil 15 Rakit dan Poktan Ngudi Mulyo Perbaiki Irigasi Sawah

Banjarnegara - Musim kemarau bukan menjadi alasan untuk berhenti menjaga produktivitas pertanian. Justru di tengah terbatasnya ketersediaan air, perhatian terhadap saluran irigasi menjadi semakin penting. Hal itulah yang dilakukan Koramil 15/Rakit bersama Kelompok Tani (Poktan) Ngudi Mulyo Desa Gelang, Kecamatan Rakit, Kabupaten Banjarnegara, Kamis (27/08/2026).

 

Bersama Babinsa dan masyarakat, para petani melaksanakan perbaikan saluran irigasi sawah secara gotong royong. Kegiatan tersebut menjadi upaya bersama untuk memastikan aliran air tetap dapat menjangkau lahan pertanian, khususnya pada musim kemarau tahun 2026.

 

Di tengah aktivitas memperbaiki saluran, suasana kebersamaan begitu terasa. TNI dan petani bekerja berdampingan, saling membantu menyelesaikan bagian-bagian saluran yang perlu diperbaiki.

 

Danramil 15/Rakit Kodim 0704/Banjarnegara Korem 071/Wijayakusuma Kapten Inf Aminudin bersama Babinsa turut hadir mendampingi masyarakat dalam kegiatan tersebut.

 

Menurutnya, kehadiran Babinsa di tengah masyarakat bukan hanya untuk melaksanakan pendampingan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara TNI AD dan rakyat.

 

Kegiatan perbaikan irigasi tersebut diharapkan dapat memperlancar pengairan ke sawah sehingga kebutuhan air tanaman padi tetap terpenuhi. Dengan saluran yang berfungsi lebih baik, tanaman diharapkan dapat tumbuh subur dan produktivitas pertanian masyarakat tetap terjaga.

 

Bagi para petani, saluran irigasi memiliki arti penting. Air yang mengalir dengan baik menjadi salah satu penunjang keberhasilan budidaya padi. Karena itu, perawatan dan perbaikan saluran menjadi tanggung jawab bersama.

 

Gotong royong yang dilakukan Poktan Ngudi Mulyo bersama Babinsa juga menjadi gambaran nyata kemanunggalan TNI AD dengan rakyat. Kehadiran prajurit di tengah aktivitas masyarakat membuat komunikasi semakin dekat dan persoalan di lapangan dapat dibicarakan secara bersama-sama.

 

Kapten Inf Aminudin berpesan kepada para Babinsa agar terus membina hubungan yang baik dengan masyarakat di wilayah binaannya. Komunikasi yang harmonis dinilai penting untuk mengetahui berbagai persoalan yang dihadapi warga sekaligus mencari solusi secara bersama.

 

“Babinsa harus terus membina hubungan dengan masyarakat binaannya sehingga terjalin komunikasi yang harmonis. Dengan komunikasi yang baik, kita dapat bersama-sama mendukung terwujudnya ketahanan pangan nasional di wilayah,” pesannya.

 

Ia menegaskan bahwa pendampingan terhadap petani merupakan bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan nasional. TNI AD akan terus mendorong semangat gotong royong dan membantu masyarakat sesuai dengan kebutuhan di wilayah.

 

Selain mendukung sektor pertanian, kebersamaan antara Babinsa dan masyarakat juga menjadi bagian dari pembinaan wilayah. Hubungan yang kuat antara aparat kewilayahan dengan masyarakat diharapkan dapat memperkokoh kesiapan dan ketahanan wilayah, termasuk dalam membangun Ruang Alat dan Kondisi Juang (RAK Juang) di wilayah binaan.

 

Perbaikan saluran irigasi di Desa Gelang akhirnya bukan hanya tentang memperbaiki aliran air. Di balik pekerjaan tersebut terdapat semangat untuk menjaga sawah tetap produktif, membantu petani menghadapi musim kemarau, sekaligus memperkuat kebersamaan antara TNI dan masyarakat.

 

Dari saluran irigasi yang diperbaiki secara gotong royong, tumbuh sebuah harapan: air tetap mengalir, padi tetap tumbuh, petani tetap produktif, dan ketahanan pangan terus terjaga.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow