Dandim Nodelismen Hulu Dampingi Tim Wasev Saksikan Perubahan RTLH Pak Toid

Aug 10, 2026 - 09:16
 0  1
Dandim Nodelismen Hulu Dampingi Tim Wasev Saksikan Perubahan RTLH Pak Toid

Banjarnegara - Senyum dan harapan terasa di rumah Pak Toid, warga Desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara. Rumah yang sebelumnya membutuhkan perhatian kini perlahan berubah menjadi hunian yang lebih layak melalui program TMMD Reguler ke-129 TA 2026 Kodim 0704/Banjarnegara.

 

Senin (10/08/2026), rumah Pak Toid menjadi salah satu sasaran yang ditinjau dalam kunjungan Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) PJO TMMD. Kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung bagaimana program pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) memberikan perubahan bagi masyarakat.

 

Dandim 0704/Banjarnegara Letkol Inf Nodelismen Hulu, S.Pd., mendampingi rombongan Tim Wasev yang dipimpin Ketua Tim PJO Irut-4/Bin PKBN Itter Itum Itjenad Kolonel Kav. Budiman Ciptadi, S.A.P., M.Han.

 

Tim turut didampingi Letda Czi Boby Arista, Pama Sterad, serta Tim PKO Kodam, Pamen Ahli Bidang Ilpengtek dan LH Sahli Pangdam IV/Diponegoro Kolonel Inf. Erwin Ekagita Yuana, S.I.P., M.Si.

 

Setibanya di lokasi, rombongan melihat langsung kondisi rumah Pak Toid. Beberapa bagian rumah telah menunjukkan perubahan yang cukup signifikan. Tahapan pembangunan terus dikerjakan oleh anggota Satgas bersama masyarakat agar rumah tersebut segera dapat ditempati dalam kondisi yang lebih nyaman dan aman.

 

Bagi Pak Toid, kehadiran para prajurit di rumahnya bukan sekadar membawa perubahan pada bangunan. Lebih dari itu, program RTLH menghadirkan rasa aman dan harapan baru bagi keluarganya.

 

Pembangunan RTLH menjadi salah satu bukti bahwa TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur umum. Program ini juga menyentuh kebutuhan dasar masyarakat berupa hunian yang layak.

 

Di rumah Pak Toid, semangat gotong royong terlihat dalam setiap tahapan pekerjaan. Anggota Satgas dan warga bersama-sama mengangkat material, mengerjakan bagian rumah, hingga menyelesaikan pekerjaan secara bertahap.

 

Kehadiran Tim Wasev memberikan gambaran langsung mengenai hasil pembangunan sekaligus menjadi bagian dari proses pengawasan dan evaluasi agar sasaran TMMD benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

 

Kunjungan tersebut juga menjadi pengingat bahwa pembangunan rumah tidak layak huni bukan hanya persoalan memperbaiki dinding, lantai, atau atap. Di dalamnya ada kehidupan keluarga yang membutuhkan tempat berlindung yang aman dan nyaman.

 

Rumah yang layak menjadi tempat anak-anak tumbuh, keluarga beristirahat, dan berbagai aktivitas kehidupan berlangsung. Program TMMD Reguler ke-129 di Desa Gumelem Kulon sendiri berlangsung dengan semangat kebersamaan antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat.

 

Bagi Satgas, menyelesaikan RTLH bukan hanya mengejar target pembangunan. Ada tanggung jawab moral untuk memastikan keluarga penerima manfaat dapat merasakan perubahan secara nyata. Sementara bagi masyarakat, gotong royong menjadi cara untuk menunjukkan bahwa pembangunan desa merupakan tanggung jawab bersama.

 

Kunjungan Tim Wasev di rumah Pak Toid pun menjadi salah satu potret kecil dari perjalanan TMMD Reguler ke-129. Dari sebuah rumah yang membutuhkan perbaikan, kini perlahan tumbuh sebuah harapan baru.

 

Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri Dari Desa,” pembangunan RTLH Pak Toid menjadi bukti bahwa pembangunan yang dimulai dari desa dapat menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Sebab, ketika sebuah rumah menjadi lebih layak, yang dibangun bukan hanya sebuah bangunan.

 

Yang ikut dibangun adalah rasa aman, kenyamanan, martabat, dan harapan sebuah keluarga untuk menatap hari esok dengan lebih baik.(Pendimbna).

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow