Babinsa dan BPP Bersinergi Bantu Petani Atasi Hama Wereng di Susukan
Babinsa dan BPP Bersinergi Bantu Petani Atasi Hama Wereng di Susukan
Banjarnegara - Suasana sawah di Desa Kedawung, Kecamatan Susukan, tampak lebih ramai dari biasanya pada Selasa (22/07/2025). Di tengah hamparan padi yang mulai menguning, terlihat para petani, Babinsa, dan petugas penyuluh pertanian bahu-membahu melakukan penyemprotan hama. Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara TNI dan instansi pertanian dalam menjaga produktivitas tanaman padi dari serangan hama wereng.
Adalah Serma Budi Susilo, Babinsa Koramil 09/Susukan Kodim 0704/Banjarnegara Korem 071/Wijayakusuma, bersama tiga rekannya dan Bapak Sulistiyo dari BPP Kecamatan Susukan, yang turun langsung ke lahan milik Bapak Sunarto, anggota Kelompok Tani "Rukun Tani". Mereka bersama-sama melakukan penyemprotan intensif demi menyelamatkan tanaman padi dari ancaman gagal panen.
“Kami hadir untuk membantu petani dalam mengatasi serangan hama, khususnya wereng. Ini bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan nasional,” ujar Serma Budi Susilo di sela kegiatan.
Penyemprotan dilakukan dengan teknik yang tepat, seperti penyemprotan di bawah daun dan pemilihan pestisida sesuai jenis hama. Hal ini bertujuan untuk memaksimalkan hasil dan mencegah penyebaran hama ke lahan lainnya.
Sementara itu, Danramil 09/Susukan Letda Inf Eka Purwanta, dalam keterangannya menyatakan bahwa pendampingan yang dilakukan oleh Babinsa merupakan bentuk dukungan TNI terhadap peningkatan produksi pertanian.
“Kami ingin petani merasa tidak sendiri. Kehadiran Babinsa dan BPP adalah bagian dari kepedulian kami untuk menjamin ketersediaan pangan, khususnya di wilayah Kecamatan Susukan,” ungkapnya.
Langkah cepat yang dilakukan ini pun mendapat apresiasi dari Bapak Sunarto selaku pemilik lahan. Ia merasa terbantu dan berterima kasih atas kehadiran Babinsa dan penyuluh pertanian yang selalu siap membantu di saat dibutuhkan.
“Kami sangat terbantu. Saat ada masalah hama, Babinsa langsung turun dan memberi solusi. Kami jadi lebih semangat untuk bertani,” tuturnya dengan senyum.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara TNI, pemerintah, dan kelompok tani mampu menjadi kekuatan besar dalam menjaga ketahanan pangan. Tidak hanya sekadar turun ke sawah, namun juga membangun kepercayaan dan semangat petani dalam menghadapi berbagai tantangan pertanian.(Pendimbna).
What's Your Reaction?