Angkong pun Harus Mengantre Sertu Simon Jaga Ritme Pengecoran TMMD

Angkong pun Harus Mengantre Sertu Simon Jaga Ritme Pengecoran TMMD

Aug 1, 2026 - 13:59
 0  1
Angkong pun Harus Mengantre Sertu Simon Jaga Ritme Pengecoran TMMD

Banjarnegara - Pemandangan unik terlihat di lokasi TMMD Reguler ke-129 TA 2026 Kodim 0704/Banjarnegara di Dusun Kunir RT 01/09, Desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan, Sabtu (01/08/2026). Bukan hanya para pekerja yang sibuk, angkong-ang kong berisi adukan beton pun tampak mengantre di dekat mesin molen. Di tengah kesibukan itu, Sertu Simon sigap mengatur alur pengangkutan material agar proses pengecoran tetap berjalan lancar.

 

Pembangunan rabat beton sepanjang 737 meter, lebar 2,5 meter, dan tebal 0,15 meter membutuhkan pasokan adukan beton yang terus-menerus. Setiap kali mesin molen selesai mengaduk, angkong segera diisi dan bergantian menuju titik pengecoran. Karena tingginya ritme pekerjaan, antrean angkong menjadi pemandangan yang tak terhindarkan.

 

Sertu Simon memastikan setiap angkong mendapat giliran secara teratur. Dengan koordinasi yang baik, tidak ada waktu yang terbuang. Adukan beton langsung diangkut menuju lokasi pengecoran sehingga kualitasnya tetap terjaga sebelum mengeras.

 

"Kalau distribusi adukan terlambat, pekerjaan bisa terhambat. Karena itu semuanya harus berjalan teratur dan saling mendukung," ujar Sertu Simon di sela-sela aktivitasnya.

 

Di sekitar lokasi, warga dan anggota Satgas TMMD bekerja tanpa mengenal lelah. Ada yang mengoperasikan molen, melangsir material, mendorong angkong, hingga meratakan beton. Kekompakan tersebut menciptakan ritme kerja yang cepat sekaligus penuh kebersamaan.

 

Bagi masyarakat Desa Gumelem Kulon, pembangunan jalan ini membawa harapan besar. Rabat beton yang sedang dikerjakan akan memperlancar akses transportasi, memudahkan pengangkutan hasil pertanian, serta meningkatkan mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

 

Mengusung tema "TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri Dari Desa," TMMD Reguler ke-129 Kodim 0704/Banjarnegara kembali menunjukkan bahwa keberhasilan pembangunan lahir dari kerja sama yang rapi. Bahkan antrean angkong di bawah arahan Sertu Simon menjadi simbol bahwa setiap proses, sekecil apa pun, memiliki peran penting dalam mewujudkan jalan yang kokoh dan bermanfaat bagi masyarakat.(Pendimbna).

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow