Wujud Dukungan TNI dalam Pencegahan Stunting dan Peningkatan Kesehatan Balita

Wujud Dukungan TNI dalam Pencegahan Stunting dan Peningkatan Kesehatan Balita

Aug 12, 2026 - 10:45
 0  4
Wujud Dukungan TNI dalam Pencegahan Stunting dan Peningkatan Kesehatan Balita

Banjarnegara - Dalam rangka mendukung program pemerintah di bidang kesehatan masyarakat serta memperkuat upaya pencegahan stunting sejak usia dini, Babinsa Koramil 18/Pagentan, Serka Vrengkiy Umare Pamondolang bersama dua orang anggota melaksanakan pendampingan kegiatan Posyandu Ngudi Basuki 3  Kegiatan tersebut berlangsung di Dukuh Siwedung, RT 02 RW 03, Desa Larangan, Kecamatan Pagentan, Kabupaten Banjarnegara, Rabu (12/08/26).

 

Kegiatan Posyandu Ngudi Basuki 3 diikuti oleh 35 balita yang mendapatkan berbagai pelayanan kesehatan dasar, meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pemantauan tumbuh kembang anak, pemeriksaan kesehatan, imunisasi sesuai jadwal, serta penyuluhan mengenai pemenuhan gizi dan pola hidup sehat kepada para orang tua.

 

Pelayanan kesehatan dipimpin oleh Bidan Desa Tri Tusyani, S.Tr.Keb bersama para kader Posyandu yang dengan penuh semangat memberikan pelayanan kepada masyarakat. Adapun kader Posyandu yang bertugas yaitu Niem, Nasem, Teguh Rahayu, Sri Latifah, dan Eva Yuliana. Sinergi antara tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan aparat kewilayahan menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi ibu dan anak.

 

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan Posyandu merupakan bentuk kepedulian TNI AD terhadap kesehatan masyarakat sekaligus sebagai wujud pembinaan teritorial di wilayah binaan. Selain membantu kelancaran pelaksanaan kegiatan, Babinsa juga memberikan motivasi kepada para orang tua agar rutin membawa anaknya ke Posyandu untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan balita sehingga setiap potensi gangguan kesehatan dapat diketahui sejak dini.

 

Serka Vrengkiy Umare Pamondolang menyampaikan bahwa pendampingan Posyandu merupakan salah satu bentuk pengabdian Babinsa kepada masyarakat. Melalui kegiatan tersebut diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara TNI dengan warga serta tumbuh kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan keluarga, khususnya balita sebagai generasi penerus bangsa.

 

Program Posyandu menjadi salah satu ujung tombak pelayanan kesehatan di tingkat desa. Dengan pelaksanaan yang rutin dan dukungan dari seluruh unsur terkait, diharapkan angka stunting dapat terus ditekan serta kualitas kesehatan ibu dan anak semakin meningkat.

 

Sementara itu, Danramil 18/Pagentan Kapten Inf Sutejo menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas kesehatan, kader Posyandu, dan masyarakat yang telah berpartisipasi aktif dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, sinergi antara TNI, pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat merupakan kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan berkualitas.

 

Danramil juga menegaskan bahwa Koramil 18/Pagentan akan terus berkomitmen mendukung setiap program pemerintah, khususnya di bidang kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat melalui kehadiran Babinsa di tengah-tengah warga. Diharapkan dengan kerja sama yang baik, masyarakat Desa Larangan semakin sehat, balita tumbuh optimal, serta tercipta generasi yang cerdas, kuat, dan bebas dari stunting.

 

Kegiatan Posyandu Ngudi Basuki 3 berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat kembali membuktikan bahwa TNI tidak hanya bertugas menjaga kedaulatan negara, tetapi juga selalu hadir sebagai mitra masyarakat dalam mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow