Semangat Perempuan untuk TMMD Reguler ke-129

Semangat Perempuan untuk TMMD Reguler ke-129

Jul 29, 2026 - 12:21
 0  1
Semangat Perempuan untuk TMMD Reguler ke-129

Banjarnegara - Di tengah hiruk-pikuk pembangunan TMMD Reguler ke-129 TA 2026 Kodim 0704/Banjarnegara, semangat gotong royong tidak hanya datang dari kaum pria. Dua perempuan tangguh, Ibu Sariyem dan Ibu Surti, turut ambil bagian dengan melangsir tanah untuk mendukung pengecoran rabat beton sepanjang 737 meter, lebar 2,5 meter, dan tebal 0,15 meter di Dusun Kunir RT 01/09, Desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan, Rabu (29/07/2026).

 

Sejak pagi, keduanya tampak hilir mudik membawa tanah menggunakan alat sederhana. Langkah mereka memang pelan, namun penuh semangat. Keringat yang mengalir tak menyurutkan tekad untuk ikut menyukseskan pembangunan jalan yang telah lama menjadi dambaan warga.

 

Di sekitar lokasi, anggota Satgas TMMD bersama masyarakat bekerja dalam irama yang sama. Ada yang mengoperasikan mesin molen, mengangkut adukan beton, meratakan cor, hingga menyiapkan material. Kehadiran Ibu Sariyem dan Ibu Surti menambah warna kebersamaan, membuktikan bahwa pembangunan desa adalah tanggung jawab bersama tanpa memandang usia maupun jenis kelamin.

 

Bagi kedua ibu tersebut, membantu TMMD merupakan bentuk rasa syukur sekaligus kepedulian terhadap kemajuan desa. Mereka berharap jalan yang sedang dibangun nantinya dapat mempermudah aktivitas warga, memperlancar akses pertanian, serta memberikan kenyamanan bagi anak-anak yang setiap hari melintasi jalur tersebut menuju sekolah.

 

Semangat yang ditunjukkan Ibu Sariyem dan Ibu Surti mendapat apresiasi dari anggota Satgas TMMD. Keterlibatan aktif kaum perempuan menjadi bukti bahwa nilai gotong royong masih tumbuh kuat di tengah masyarakat Desa Gumelem Kulon dan menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan seluruh sasaran pembangunan.

 

Melalui tema "TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri Dari Desa," TMMD Reguler ke-129 Kodim 0704/Banjarnegara terus menghadirkan kebersamaan yang nyata. Dari tangan-tangan prajurit hingga langkah sederhana Ibu Sariyem dan Ibu Surti yang melangsir tanah, semuanya menyatu dalam satu tujuan, yaitu membangun desa yang lebih maju, nyaman, dan sejahtera bagi seluruh masyarakat.(Pendimbna).

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow