Koramil 05 Batur Dampingi Petani Olah Lahan untuk Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Koramil 05 Batur Dampingi Petani Olah Lahan untuk Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Banjarnegara - Embun pagi masih menyelimuti dataran tinggi Desa Pekasiran, Kecamatan Batur, saat sejumlah anggota Koramil 05/Batur Kodim 0704/Banjarnegara terlihat turut membantu petani mengolah lahan kentang. Kamis (18/07/2025) itu menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam menyukseskan program Ketahanan Pangan Nasional, sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat desa.
Salah satu petani yang mendapat pendampingan adalah Bapak Kaswanto, yang lahannya menjadi lokasi kegiatan bersama TNI. Dengan semangat gotong royong, para Babinsa terjun langsung ke lahan, membaur dengan petani, membalik tanah dan mempersiapkan lahan tanam kentang.
Kapten Inf Aminudin, Danramil 05/Batur, menyebut bahwa kegiatan ini bukan semata bentuk pendampingan, tetapi bagian dari tanggung jawab moral dan sosial TNI di wilayah binaan.
"Ini adalah wujud kepedulian kami terhadap masyarakat. Sebagai garda terdepan di wilayah, kami ingin tercipta sinergi yang kuat antara TNI dengan petani, sehingga ketahanan pangan bukan hanya slogan, tapi benar-benar terasa di akar rumput," ujarnya.
Menurutnya, peran TNI tidak terbatas pada keamanan semata, melainkan juga sebagai agen pemberdayaan. Oleh karena itu, Koramil 05/Batur berkomitmen untuk terus hadir mendampingi para petani, tidak hanya kepada Bapak Kaswanto, tapi juga seluruh petani di wilayah binaan mereka.
"Kami ingin petani di Batur semakin bersemangat dalam bercocok tanam. Jika hasil panen meningkat, otomatis kesejahteraan mereka juga meningkat," tambah Kapten Aminudin.
Selain pendampingan fisik di lahan, Koramil 05/Batur juga menjalin kerja sama erat dengan Dinas Pertanian. Tujuannya adalah memberikan edukasi dan motivasi kepada petani, baik dalam budidaya tanaman kentang yang menjadi komoditas unggulan di kawasan Batur, maupun komoditas lainnya yang berpotensi menopang ekonomi lokal.
Kehadiran TNI di tengah ladang tak hanya membawa tenaga tambahan, tapi juga harapan dan semangat baru bagi para petani. Dukungan semacam ini menjadi energi positif, bahwa pertanian bukan pekerjaan yang sendiri-sendiri, melainkan dijalankan bersama demi ketahanan pangan dan kemajuan desa.(Pendimbna).
What's Your Reaction?