Gelang Rawat Kebersamaan di Tengah Sawah
Gelang Rawat Kebersamaan di Tengah Sawah
Banjarnegara – Pagi di hamparan sawah Desa Gelang, Kecamatan Rakit, terasa berbeda. Di antara tanaman padi yang mulai tumbuh menghijau, para petani bersama Babinsa Koramil 15/Rakit turun langsung ke lahan untuk melakukan pemupukan secara bersama-sama, Sabtu (08/08/2026).
Tangan-tangan petani tampak cekatan menaburkan pupuk di sela-sela tanaman padi. Di samping mereka, anggota Babinsa ikut bekerja, membaur tanpa jarak dengan masyarakat. Sesekali terdengar percakapan ringan dan canda di tengah aktivitas, menciptakan suasana kekeluargaan yang semakin erat.
Bagi para petani Desa Gelang, kehadiran Babinsa bukan sekadar membantu pekerjaan di sawah. Lebih dari itu, kehadiran aparat kewilayahan tersebut menjadi bentuk perhatian dan kepedulian TNI terhadap kehidupan masyarakat, khususnya para petani yang menjadi salah satu ujung tombak ketahanan pangan.
Danramil 15/Rakit Kodim 0704/Banjarnegara Korem 071/Wijayakusuma, Kapten Inf Aminudin, bersama Babinsa dan kelompok tani Desa Gelang turut mendampingi kegiatan pemupukan tanaman padi. Pemupukan dilakukan secara bersama-sama dan bergiliran sehingga pekerjaan menjadi lebih ringan sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Menurut Kapten Inf Aminudin, kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk pembinaan wilayah sekaligus upaya mendukung program ketahanan pangan nasional.
"Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya membantu kegiatan pertanian, tetapi juga membangun komunikasi dan hubungan kekeluargaan. Dengan komunikasi yang baik, berbagai persoalan yang dihadapi petani dapat dibicarakan dan dicarikan solusi bersama," ujarnya.
Ia menambahkan, masa pertumbuhan tanaman padi merupakan salah satu tahap penting yang membutuhkan perhatian. Pemupukan yang dilakukan secara tepat diharapkan dapat membantu pertumbuhan tanaman sehingga hasil panen nantinya lebih optimal.
Bagi Babinsa, turun langsung ke sawah juga menjadi kesempatan untuk memahami kondisi petani secara nyata. Dari obrolan sederhana di pematang sawah, berbagai persoalan pertanian dapat diketahui, mulai dari kebutuhan pupuk, kondisi tanaman, hingga kendala yang mungkin dihadapi petani selama masa tanam.
Di sinilah peran Babinsa terasa lebih dekat. Tidak hanya hadir ketika masyarakat membutuhkan bantuan, tetapi juga menjadi bagian dari aktivitas keseharian warga di wilayah binaannya.
Kapten Inf Aminudin juga berpesan kepada para Babinsa agar terus membina hubungan yang harmonis dengan masyarakat. Menurutnya, komunikasi yang terjalin dengan baik akan memudahkan TNI dalam mendampingi dan membantu masyarakat menghadapi berbagai persoalan di wilayah.
Selain bertukar pengalaman mengenai pertanian, kegiatan bersama tersebut juga menjadi sarana membangun semangat gotong royong. Petani mendapatkan pendampingan, sementara Babinsa semakin memahami kehidupan dan kebutuhan masyarakat di wilayah binaannya.
Melalui kegiatan sederhana seperti pemupukan padi, hubungan antara TNI dan rakyat kembali diperkuat. Dari hamparan sawah Desa Gelang, kebersamaan itu tumbuh bersama tanaman padi—dirawat dengan ketekunan, gotong royong, dan harapan agar kelak menghasilkan panen yang baik.
Pada akhirnya, menjaga ketahanan pangan bukan hanya tentang menghasilkan beras, tetapi juga tentang memastikan para petani tidak berjalan sendirian. Kehadiran Babinsa di tengah sawah menjadi bagian dari upaya bersama untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat.
What's Your Reaction?