Babinsa Dampingi Kegiatan Posyandu Wujud Kepedulian TNI Cegah Stunting
Babinsa Dampingi Kegiatan Posyandu Wujud Kepedulian TNI Cegah Stunting
Banjarnegara - Di sebuah rumah sederhana milik Bapak Sarno di Dusun Karangtalun, Desa Gumelem Wetan, suasana tampak ramai dan penuh kehangatan sejak pagi. Balita digendong para ibu, para kader sibuk menyiapkan timbangan bayi, vitamin, dan makanan tambahan. Kamis (24/07/2025), kegiatan Posyandu kembali digelar oleh Bidan Desa Emi Widayanti, Amd. Keb, bersama kader Posyandu “Budi Lestari 6”, dan kali ini didampingi langsung oleh Babinsa dari Koramil 09/Susukan Kodim 0704/Banjarnegara.
Sertu Suwanto bersama dua orang Babinsa lainnya hadir bukan sekadar memantau, tetapi ikut aktif dalam proses kegiatan. Mulai dari penimbangan bayi, pembagian vitamin, hingga berdialog langsung dengan ibu-ibu mengenai pentingnya gizi seimbang dan pola asuh sehat demi pencegahan stunting.
“Kegiatan ini sangat penting untuk mendeteksi sejak dini kondisi balita dan ibu hamil di wilayah binaan. Kita ingin memastikan mereka mendapatkan asupan gizi yang cukup agar tumbuh sehat dan terhindar dari stunting,” ungkap Sertu Suwanto di sela kegiatan.
Lebih Dekat dengan Masyarakat, Lebih Cepat Tangani Masalah, Posyandu tidak hanya menjadi ruang pelayanan kesehatan, tapi juga menjadi sarana komunikasi sosial antara aparat kewilayahan dan warga. Dengan pendampingan dari Babinsa, kegiatan ini semakin terasa manfaatnya, baik dari sisi keamanan, kelancaran, maupun penyebaran informasi yang lebih luas kepada masyarakat.
Letda Inf Eka Purwanta selaku Pgs. Danramil 09/Susukan menambahkan, kehadiran Babinsa dalam kegiatan Posyandu merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kesehatan masyarakat.
“Stunting bukan hanya soal fisik, tapi soal masa depan generasi bangsa. Pendampingan seperti ini kami lakukan sebagai langkah antisipasi sejak dini. Edukasi kepada ibu-ibu hamil juga terus kami dorong, karena pola makan bergizi dan hidup sehat dimulai sejak dalam kandungan,” tegasnya.
Bidan Desa Gumelem Wetan, Emi Widayanti, menyampaikan apresiasinya atas sinergi yang terjalin dengan Babinsa dan unsur lainnya. Ia menilai, kehadiran Babinsa membawa semangat dan rasa aman tersendiri bagi para ibu yang datang ke Posyandu.
“Kami sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa. Mereka tidak hanya mendampingi, tapi benar-benar terlibat aktif dalam memperhatikan perkembangan anak-anak sesuai usia. Ini bentuk perhatian yang luar biasa untuk masa depan anak-anak di desa kami,” ungkapnya.
Kegiatan Posyandu ini meliputi penimbangan bayi, sosialisasi kesehatan ibu hamil, pemberian vitamin, dan tambahan makanan bergizi. Semua dilakukan dalam suasana kekeluargaan, penuh kepedulian, dan semangat gotong royong.
Dengan keterlibatan semua pihak, mulai dari tenaga kesehatan, aparat desa, hingga TNI, upaya pencegahan stunting di desa-desa seperti Gumelem Wetan bukan lagi sekadar wacana, tapi sudah menjadi gerakan nyata untuk mencetak generasi yang sehat, kuat, dan cerdas. (Pendimbna).
What's Your Reaction?